Cara Menghitung harga Protein per Gram Setiap Pakan Ternak

 

Bahan pakan sumber protein merupakan bahan pakan yang memiliki kandungan protein lebih dari 20% dan dapat berasal dari tanaman, hewan, ikan, dan susu.

Protein merupakan salah satu zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh ternak terutama untuk tujuan produksi, karena protein ini setelah dimetabolismekan dalam tubuh, dicerna dan diserap, maka akan didapatkan hasil akhir yang merupakan hasil produksi (output) dari ternak itu, yang akan menguntungkan bagi kita.

Peranan protein sangat penting dalam tubuh ternak, tidak saja sebagai penentu kualitas produksi, tapi juga untuk keperluan hidup pokok, aktivitas dan kebutuhannya disesuaikan dengan kemampuan ternak tersebut dalam mengkonsumsi protein.

Peranan protein bagi ternak ruminansia dan ternak unggas berbeda.  Hal ini karena pada ternak ruminansia yang dibutuhkan adalah kualitasnya, karena pada ternak ruminansia mempunyai mempunyai empat lambung dimana salah satu lambungnya dapat mensintesa protein sendiri.   Sehingga untuk keefektifan protein disini diperlukan kualitasnya (karena protein mahal, sehingga merupakan penghamburan kalau kita berikan banyak), Sedangkan pada  ternak non ruminansia khususnya ternak unggas, protein diberikan sesuai kebutuhannya, sehingga dalam hal ini yang dipentingkan adalah jumlahnya (kuantitas), karena pada hewan ternak non-ruminansia, khususnya unggas yang memiliki sistem lambung tunggal dan tidak mempunyai kemampuan untuk mensintesa protein sendiri maka akan langsung mengkonsumsi protein, mencerna dan menyerapnya di usus halus.  Kebutuhan tersebut bisa dihitung ber-dasarkan kebutuhan untuk hidup pokok atau produksi.

Harga bahan pakan biasanya terkait dengan kandungan nutrisinya. Semakin tinggi nutrisi bahan pakan akan semakin tinggi pula harganya. Harga pakan dengan kandungan protein tinggi seperti tepung ikan, bungkil kedelai, CGM, MBM biasanya lebih tinggi dari harga pakan sumber energi seperti dedak, jagung dsb.

Untuk mengetahui harga protein per gram kita bisa menggunakan cara berikut

Misalkan tepung ikan dengan protein 60 % harga perkilonya Rp 16,000 dan bungkil kedelai dengan protein 46% harga perkilonya adalah Rp 6,000

Pertama kita ketahui dulu berapa jumlah gram protein dari satu kg (1,000 gram) bahan.

– tepung ikan protein 60% adalah (60/100)X1000 gram= 600 gram

– Bungkil kedelai 46% adalah (46/100) x 1000 gram = 460 gram

Jika sudah diketahui kandungan protein setiap 1 kg tinggal kita bagi dengan harga yang bahan baku pakan

– tepung ikan Rp. 16,000/600= RP. 26,6/gram

bungkil kedelai Rp. 6,000/460= Rp. 13,1/gram

Berdasarkan perhitungan harga protein per gram, seperti contoh di atas kita bisa membandingkan bahwa harga protein per gram tepung ikan lebih mahal dibandingkan dengan bungkil kedelai. Dengan demikian anda bisa menghitung kembali biaya produksi pakan anda berdasarkan cara perhitungan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *