Cara Menyusun ransum dengan menggunakan Segi empat Pearson

Bicara masalah pakan ternak di Indonesia, selalu berusaha untuk mencari atau membuat pakan alternatif untuk ternak yang dipeliharanya. Dalam beberapa keadaan peternak akan merasa rugi bila memakai langsung atau pakan yang dibuat oleh salah satu pengusaha pakan ternak atau pakan pabrikan. Menyusun ransum untuk keperluan sendiri dengan menggunakan bahan-bahan makanan atau bahan-bahan pakan yang mudah diperoleh di sekitar peternakan atau dengan bahan pakan hasil pertandingan sendiri, mungkin dapat lebih menguntungkan, serta lebih sesuai dengan kebutuhan ternak yang sedang dipelihara

Penyusunan ransum yang tepat sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap periode pertumbuhan dan produksi dipengaruhi oleh nilai gizi dan bahan-bahan pakan yang digunakan. Perubahan nilai nutrisi bahan-bahan pakan seperti kualitas yang menurun atau diserang kutu dapat disebabkan terutama oleh pengolahan dan penyimpanannya. Untuk memilih bahan-bahan pakan yang akan digunakan dalam suatu Ransom, harus diketahui dahulu kandungan zat-zat pakan dan bahan-bahan pakan tersebut.

Cara menyusun ransum perlu diketahui oleh para peternak, bila ingin mengurangi biaya pakan. Ada dua cara dalam penyusunan ransum, yaitu dengan komposisi tabel berpedoman kandungan protein dan jumlah maksimal penggunaan yang tersaji dalam tabel kedua dengan cara perhitungan sederhana menggunakan sistem segi empat persen. Sekali ini akan

Tulisan kali ini akan membahas tentang formulasi pakan ternak menggunakan segi empat persen.

Contoh perhitungan formulasi pakan 1.

Peternak membuat ransum broiler starter yang mengandung protein sebesar 22%. Pakan dibuat menggunakan konsentrat broiler starter dan jagung kuning. Konsentrat mengandung protein sebesar 41% dan jagung kuning mengandung protein sebesar 8%. Berapa komposisi konsentrat dan jagung kuning yang digunakan untuk menyusun pakan tersebut. Berapa banyak konsentrat dan jagung yang digunakan untuk menyusun pakan sebanyak 1,5 ton?

Jawaban.

Langkah pertama membuat segi 4 person

Langkah kedua menghitung persentase konsentrat dan jagung kuning

  • Bagian konsentrat:(14/33) x 100% = 42,4%
  • Bagian jagung kuning (19/33) x 100% = 57,6%

Langkah ketiga menghitung jumlah pakan ternak dan jagung kuning yang akan dicampur kebutuhan konsentrat dan jagung kuning untuk 1,5 ton pakan adalah

  • Konsentrat (42,4/100)x 1500 kg = 636 kg
  • Jagung kuning (57,6/100)x 1500 kg = 864 kg

Contoh perhitungan formulasi pakan 2.

Peternak ingin menyusun pakan broiler starter yang mengandung protein kasar 22%. Akan dibuat dengan menggunakan konsentrat yang mengandung protein kasar sebesar 41% dicampur dengan jagung kuning dan dedak padi.

Pada formulasi ini peternak ingin menggunakan dedak padi lebih banyak karena harganya lebih rendah sehingga perbandingan jagung dan dedak padi yang diinginkan sebesar 1: 2 jagung mengandung protein kasar sebesar 8% dan dedak padi mengandung protein sebesar 11%.

Pertanyaannya berapa persen konsentrat jagung dan dedak padi yang harus dicampur untuk menghasilkan pakan Broiler?

Berapa KG konsentrat jagung dan dedak yang digunakan untuk membuat 2,5 ton pakan?

Jawaban

Langkah pertama. Tentukan persentase kandungan protein dalam campuran jagung dan dedak padi yang perbandingannya 1 : 2

Jagung (protein 8%) x  1 bagian =  8% / (3/1)  = 8/ 3 = 2,67%

Dedak Padi (Protein 11%) x 2 bagian=  11%/ ( 3/2) = 11/ 1,5 = 7,3%

Jumlah 10% dalam 100% campuran jagung dan dedak

Langkah kedua. Membuat segi empat pearson dari konsentrat dan campuran jagung dengan dedak padi

Langkah ketiga. Menghitung persentase penggunaan Konsentrat, jagung dan dedak padi

  • Bagian konsentrat = (12/31) x100% = 38,7%
  • Bagian campuran jagung dan dedak= (19 / 31)x 100% = 61,3%
  • Jagung Kuning = (1/3)x 61,3% = 20,4%
  • Bagian dedak padi = (2 / 3) x 61,3% = 40,9%

Kebutuhan konsentrat, jagung, dan dedak padi untuk 2,5 ton.

Konsentrat: (38/100) x 2500 kg = 967,5 kg

Jagung kuning: (20,4/100) x 2500 kg= 510 kg

Dedak padi: (40,9/100) x 2500 kg= 1022,5 kg

 

o

Nah bagaimana, sudah pahamkan penghitungannya. Untuk teknik formulasi pakan menggunakan komputer, silahkan cek artikel Membuat formulasi pakan menggunakan Excel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat